Adventure Education

14 09 2012

Sabtu, 8 september menjadi hari yang ditunggu-tunggu bagi siswa kelas 1 sd alirsyad 02 purwokerto. Mengapa? tidak lain karena mereka ingin mengikuti kegiatan adventure education. Benar sekali,terbukti pagi yang cerah menyambut kedatangan mereka di kawasan desa karangnangka,kedung banteng yang sejuk dan tenang.dengan tas rangsel dipundak dan senyum juga wajah yang berseri –seri mereka menuju ustad dan ustadzah yang siap menyambut dengan semangat penuh kehangatan.

Para instruktur outbond telah stand by di lokasi dan mengajak siswa untuk duduk dan menikmati indahnya suasana pedesaan. suara burung,juga tupai yang berlarian bebas membuat daya tarik tersendiri bagi siswa. Kegiatan outbond yang mengambil tema “no fear, no tear” cocok bagi siswa kelas 1 yang masih takut mengikuti kegiatan yang menantang seperti outbond kali ini.diawali dengan stretching ,siswa diajak jelajah sawah menyusuri desa untuk memanen sayur sawi,demo tanya jawab pun  dilontarkan seputar manfaat sayuran bagi kesehatan.anak-anak sangat antusias memanen sawi,begitu juga ustad dan ustadzahnya tampak asyik ikut memanen.

Kegiatan dilanjutkan dengan ekspedisi gulamerah,siswa melihat cara membuat gula merah dan mencicipi gula merah.”manis..kaya permen ya..komentar salah satu siswa..mmm ..enak.” .the next adventure is catching fish ‘menangkap ikan’Horee..byur..siswa mulai turun ke kolam dan penuh harap dapat menangkap ikan.tak lama,firdaus kelas 1 brave berhasil menangkap ikan melem yang cukup besar..alhamdulillah,ujarnya.sekitar 30menit ikan telah habis tertangkap dan baju siswa tampak berubah warna,karna lumpur menyelimutinya.ahh..tidak ada kotor..tidak ada belajar kata instruktur pendamping’.ayo anak-anak saatnya mencuci baju kita.

Kata pemandu yang sudah siap di arena arung sungai.satu persatu siswa turun dan…aaakh..para siswa berteriak mulai beradaptasi dengan derasnya sungai yang membawa mereka jauh ke hulu.cekrek-cekrek..smile,para orangtuapun sibuk mengabadikan momen indah ini.meski air sungai yang cukup dingin,namun banyak dari siswa yang enggan untuk segera berganti pakaian karna ingin bermain lagi.matahari sudah cukup tinggi,mengantarkan mereka pada tantangan terakhir yaitu flying fox dan meniti jembatan goyang.

Ali adalah siswa pertama yang berani dan melewati tantangan ini dengan mulus.tak sedikit siswa yang belum sukses di jembatan goyang karna memilih menyerah untuk dibantu pendamping..sambil menanti giliran mengikuti flying fox,panitia menyajikan kegiatan membatik dan melukis yang mengundang langsung instruktur dari Jakarta.


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: