Observasi Ke PLTA

8 05 2012

Untuk meningkatkan wawasan dan pengetahuan tentang pelajaran IPA khususnya tentang  listrik , sekitar 140  siswa kelas 5 SD Al Irsyad 02 Purwokerto mengunjungi Pusat pembangkit listrik tenaga air (PLTA) di desa ketenger baturaden hari Rabu, 25 April 2012. Ketika sampai di tempat tujuan mereka langsung di sambut dengan hangat oleh para petugas lapangan PLTA ketenger. Acara di awali presentasi dari pihak PLTA Ketenger yang di wakili oleh Pak Parwoto. Pada kesempatan itu, Pak parwoto, salah satu petugas lapangan  menjelaskan tentang berbagai peralatan yang digunakan untuk mengolah menjadi tenaga listrik serta mekanisme kerja PLTA. Beliau juga menjelaskan perangkat mengolah listrik mentah. Usai presentasi rombongan siswa di ajak  mengunjungi dan melihat langsung peralatan yang digunakan untuk mengahsilkan tenaga listrik.

Kegiatan ini juga merupakan program sekolah untuk peningkatan pengetahuan siswa dengan memberikan wawasan di luar sekolah. Di mana, observasi ini merupakan  tindak lanjut dari penerapan dari belajar pengamatan langsung yang diprogramkan sesuai dengan kebutuhan mata pelajaran IPA.

Kepala SD Al Irsyad 02 Purwokerto mengatakan Maksud dari observasi ini adalah untuk meningkatkan mutu pembelajaran, menumbuhkan motivasi belajar, dan mengenal sumber daya alam yang ada di daerah purwokerto serta peduli terhadap lingkungan.  “Tujuan kami agar para siswa ini lebih mengenal sumber daya alam yang ada di daerah Purwokerto dan sekitarnya, dan sekaligus sebagai sarana belajar langsung dari sumbernya serta melihat secara langsung proses pengolahan menjadi energy listrik ,” ujar Ust Totok Yulianto, Kepala SD al Irsyad 02 Purwokerto

Terlihat Para siswa sangat antusias selama mengikuti observasi PLTA  ini. Banyak pengetahuan baru yang mereka serap.”Siswa  jadi lebih mengenal lagi tentang daerahnya. dengan kegiatan ini siswa diajak keluar kelas untuk melihat secara langsung obyek yang menjadi sumber belajar.  Siswa bukan hanya sekedar berwisata tapi juga dapat mempelajari serta merasakan secara langsung dengan melibatkan emosianal pada obyek sumber belajar, yang tentunya akan memperkaya khasanah pengetahuan. Di samping itu mereka tidak hanya sekedar teori tetapi mereka dapat  mengetahui langsung tentang pengolahan menjadi listrik.” tambahnya.(Abdul Qohin)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: