Biasakan Siswa Mencintai A Qur’an

5 01 2012

Suara merdu Huwaida Hauna saat melantunkan ayat suci Al Qur’an surat Al Anfal terdengar memecah keheningan Masjid Fatimatuzzahra Purwokerto, kemarin pagi. Lantunan ayat demi ayat tersebut kemudian diikuti teman-temannya yang memadati masjid yang berdiri megah di kompleks Kampus Unsoed tersebut.

Huwaida yang kini duduk di bangku kelas VI SD Al Irsyad 2 Purwokert dipercaya oleh sekolah untuk memandu teman-temannya saat mengumandangkan ayat-ayat suci Al Qur’an dalam ajang Aku Cinta AL Qur’an. Suaranya yang enak didengar serta tata bacaannya yang benar, membuat teman-teman yang lain mendengarkan dengan seksama.

Di sekolah, dia merupakan salah satu siswi yang mampu menghafal Al Qur’an juzz 29 dan juz 30. Kemampuannya dalam membaca Al Qur’an dengan baik diperoleh lewat kebiasaannya membaca selepas sholat magrib “ Biasanya selepas salat magrib saya membaca satu sampai dua lembar,” ungkapnya.
Dalam kesempatan tersebut, sekolah juga menghadirkan seorang tokoh yang mampu menghafal AL Qur’an secara keseluruhan mulai dari juz 1 sampai 30.
“Kami menghadirkan pakar ilmu Al qur’an ustadz Dr Muhammad Sofwan MA Al Hafiz,” kata Kepala Sd Al Irsyad 2 Purwokerto, Totok Yulianto, S.Pd

Dikemas Santai

Kehadirannya dalam acara yang dikemas dengan santai, namun penuh nilai-nilai edukasi itu untuk memberikan gambaran maupun penjelasan tentang bagaimana teknik menghafal Al Qur’an yang baik dan benar bagi para siswa.
Bahkan untuk menghindari rasa bosan, dalam kegiatan itu diisi pula dengan sejumlah permainan yang membuat siswa menjadi lebih betah. Salah satu game yang harus diselesaikan adalah game menyusun potongan ayat-ayat al Qur’an yang lakukan perkelompok. Dengan semangat para siswa berlomba menyusun potongan ayat-ayat dalam Al Qur’an. Karena penilaian dilakukan dengan penilaian kecepatan dan aspek kebenaran penuyusunan.
Waka Kurikulum dan Kesiswaan SD AL Irsyad 02 Purwokerto, Abdul Qohin, menambahkan kebiasaan membaca Al Qur’an di sekolah memang ditanamkan pada diri siswa sejak dini. Bahkan bagi siswa kelas I-III, ada alokasi waktu sekitar 10 jam dalam sepekan untuk memperdalam kemampuan siswa dalam membaca dan menghafal. Adapun bagi siswa kelas IV-VI sebanyak 6 jam perpekan.

Selain itu lanjut dia, sekolah juga mewajibkan siswanya harus mampu menghafal minimal juz ke-30.”Sebelum lulus nanti siswa kelas 6 harus lolos ujian serifikasi hafalan juz ke-30..”
Totok Yulianto mengungkapkan dengan diselenggarakannnya kegiatan Aku Cinta Al Qur’an diharapkan anak-anak menjadi lebih senang dan mencintai terhadap kitab suci umat Islam tersebut.Jadi setiap hari mereka tidak akan lupa untuk membaca dan sebisa mungkin belajar memahami isinya. (Abdul Qohin)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: