“Asyiknya Menanam Pohon”

5 01 2012

Proses belajar dan pendidikan tidaklah harus di dalam kelas, teapi juga bias dilaksanakn di luar kelas. Salah satu cara mendidik dengan baik adalah mengenalkan dan memberi pengalaman pembelajaran secara langsung kepada siswa. Salah satu kegiatan adalah dalam bentuk kegiatan menanam pohon. Dengan kegiatan penanaman pohon diharapkan anak-anak dapat peduli terhadap perubahan lingkungan yang sedang terjadi terutama global warming. Hal ini disampaikan Totok Yulianto, S.Pd, kepala SD Al Irsyad 02 Purwokerto pada kegiatan penanaman pohon dalam rangka ikut berpartisipasi dalam program penanaman semilyar pohon yang di gulirkan oleh pemerintah di Desa Wlahar Kecamatan Patikraja.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 10 Desember 2011 ini merupakan wujud kepedulian siswa-siswi SD Al Irsyad 02 terhadap lingkungan dan pendidikan anak-anak. Dengan mengusung tema “Hijau alamku, sejuk indonesiaku”, kegiatan tersebut dilakukan siswa-siswi SD Al Irsyad 02 bekerjasama dengan Dinas pertanian,perkebunan, kehutanan, muspika, dan masyarakat desa wlahar dengan menanam sebanyak 3600 pohon.

Menurut Ustadz Totok, kepala SD Al Irsyad 02, Mengingat akibat bencana yang timbul bila pohon-pohon ditebang, maka sudah seharusnya kita bersama-sama melakukan perubahan. Suatu gerakan seperti “menaman pohon” harus dilakukan, perlindungan dan pengamanan hutan harus digalakkan dan dengan komitmen yang tinggi untuk menjaga keseimbangan ekosistem dan kelestarian hutan bagi generasi mendatang. Lebih Bagi siswa, kata dia, kegiatan tersebut untuk memberikan pendidikan dengan praktik langsung.”Dulu pendidikan di sekolah lebih banyak berupa mendengar pelajaran dari bapak/ ibu guru, sehingga anak-anak tidak tahu praktiknya seperti apa. Makanya kami mengajak mereka untuk mempraktikan langsung di lapangan,”ujarnya

Sementara itu Sekretaris Kecamtan Patikraja, Mas Hendarto S.H menyambut baik gerakan Hijau Alamku Hijau Indonesiaku ini. Terpilihnya desa Wlahar Kulon menjadi lahan penanaman ini merupakan keputusan yang tepat. Pasalnya, banyak wilayah yang sudah kering dan gundul.

“Saat musim hujan tidak jadi masalah karena banyak rumput. Tetapi ketika musim kemarau, kering sekali,” katanya. Ia berharap, penanaman pohon jangan berhenti di tahun ini saja dan di desa Wlahar saja.
Kegiatan yang diikuti oleh seluruh siswa dari kelas 1-6 ini berlangsung sangat menarik. Para siswa tampak kompak dan bersemangat dalam bekerja, ada yang menggali tanah, ada yang menyiapkan tanah untuk menutup lobang setelah diletakkan bibit, dan bersama-sama menanam pohon.
Menurut Suwarno, ST, selaku Koordinator komite penanaman pohon dengan melibatkan anak sekolahmerupakan hal ini penting untuk membiasakan anak-anak cinta terhadap alam sekitar.

”Dengan membiasakan anak-anak menanam pohon dan merawatnya, dapat menciptakan lingkungan sekolah, jalan raya serta rumah tempat tinggal menjadi hijau, bersih, nyaman dan sehat,” terangnya. Suwarno juga menambahkan bahwa kegiatan ini merupakan sarana mendidik anak-anak untuk gemar menanam. Tanaman pohon itu sebagai sarana mereka menabung, karena hasilnya kelak akan mereka nikmati,” katanya.
Di antara tigaribuan bibit tanaman penghijauan yang ditanam dilingkungan desa wlahar, meliputi tanaman keras, di antaranya Mahoni, Albasia, dan jati. (abdul Qohin)


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: