“SD Al Irsyad 02 Gebyar berbagai Kegiatan”

27 05 2011

Salah satu upaya untuk dapat meningkatkan minat siswa pada pelajaran adalah dengan menerapkan metode out door study, yaitu sebuah metode dimana guru mengajak siswa belajar di luar kelas untuk melihat peristiwa langsung di lapangan dengan tujuan untuk mengakrabkan siswa dengan lingkungannya. Melalui metode out door study, lingkungan di luar sekolah dapat digunakan sebagai sumber belajar. Peran guru disini adalah sebagai motivator, artinya guru sebagai pemandu agar siswa belajar secara aktif, kreatif dan akrab dengan lingkungaan. Metode out door study pada pengajaran menjadi sarana memupuk kreatifitas inisiatif kemandirian, kerjasama atau gotong royong dan meningkatkan minat pada materi pelajaran. Dengan demikian penerapan metode Out door study diharapkan dapat meningkatkan minat belajar siswa.

Fenomena pelajaran yang membosankan bahkan menimbulkan ketidakminatan pada pelajaran di dalam kelas  membuktikkan kepada kita semua bahwasanya siswa membutuhkan situasi yang berbeda dari hari biasanya. Situasi pembelajaran di dalam kelas cenderung membuat beberapa siswa kurang antusias mengikuti. Apalagi jika pelajaran yang diberikan berupa teori saja atau pelajaran yang mereka anggap killer.

Menyikapi fenomena tersebut SD Al Irsyad 02 Purwokerto berusaha untuk memenuhi kebutuhan belajar di luar kelas melalui program Outdoor Study pada hari Kamis tanggal 21 Oktober 2010 pukul. SD Al Irsyad 02 Purwokerto melaksanakan kegiatan Outdoor Study ini rutin setiap setahun sekali. Pada Bulan ini tepat hari kamis 21 Oktober 2010 secara serempak di laksanakan kegiatan tersebut.

Observasi Peternakan

Kegiatan di mulai dari kelas 2, sebanyak 150 anak berangkat menuju Baturaden dalam rangka melihat langsung proses pembuatan susu. Di harapkan anak-anak bisa mengambil pelajaran dan bisa melihat langsung proses pembuatan susu dari proses pemerahan sampai kemudian menjadi susu yang setiap hari kita konsumsi. Pelajaran inilah yang membuat anak terkesan sepanjang masa, Learning by doing. Sebenarnya bisa saja kita mengadakan alat tersebut di ruang kelas. Namun suasana akan berbeda dibandingkan dengan kita berada di lokasi secara langsung “kata Ustadz Totok selaku Kepala Sekolah

Keceriaan terpancar dari wajah siswa yang ingin segera naik angkot untuk  melihat sapi. Sebelum diberangkatkan ustadzah Dewi memberikan pesan-pesan kepada siswa. Siswa tampak sangat menikmati perjalanan  naik angkot ini, sepanjang perjalanan mereka menyanyikan lagu “ Aku Anak Gembala” dan “Memandang Alam” selain itu ada juga yang bermain tebak-tebakan, pak supir hanya tersenyum melihat kelucuan anak-anak kelas II.

Setelah kurang lebih 15 menit perjalanan sampailah  rombongan SD Al Irsyad 02 di peternakan. Di sana sudah tampak beberapa orang pegawai peternakan yang menyambut kedatangan siswa dengan ramah. Dari pihak  peternakan yang diwakili oleh bapak Natsir menjelaskan sedikit tentang peternakan sapi yang dikunjungi selain itu beliau juga menjelaskan aturan yang harus ditaati siswa selama melihat-lihat kompleks peternakan. Karena jumlah siswa yang banyak maka rombongan di bagi menjadi 2 kelompok. Secara bergantian  kelompok pertama diajak berkeliling melihat peternakan terlebih dahulu sementara kelompok kedua diajak menonton film dokumentasi kegiatan yang dilakukan peternakan mulai dari pembibitan, pemberian pakan, pemerahan dsb.

Selama perjalanan mengelilingi peternakan siswa sangat antusias sambil mendengarkan penjelasan  bapak Dedi dari pihak peternakan yang mendampingi rombongan. Pertama masuk ke area peternakan siswa diajak melihat  sapi-sapi yang tengah  masuk ke kandang sehabis digembalakan di padang rumput yang sangat luas. “ Wah.. bau  ustadzah” celetuk Fikri siswa kelas II An Naml, walaupun agak bau  kotoran sapi, tapi hal itu tidak mematahkan semangat siswa untuk masuk ke kandang sapi. Siswa terheran-heran melihat ukuran sapi yang besar-besar. Setelah itu siswa diajak melihat sapi yang sedang dimandikan, mereka terlihat sangat gemas sewaktu masuk ke kandang anak sapi yang masih kecil dan tampak lucu.

Puas melihat kandang sapi siswa kemudian diajak melihat mesin pemerah susu. Tempat  terakhir yang dikunjungi adalah lahan penanaman rumput pakan sapi. Ternyata sapi-sapi perah ini tidak diberi makan  rumput sembarangan. Ada 20 jenis rumput yang khusus di budidayakan untuk pakan sapi. Beberapa siswa tampak berlarian di area padang rumput mereka senang melihat lapangan hijau yang sangat luas.

Nikmati Getuk Goreng dan Mendoan

Sementara, di tempat lain tepatnya di sokaraja. Tepat pukul 08.00 Sebanyak 120 murid kelas IV berangkat menuju kota getuk “Sokaraja”. Kegiatan out dor kali ini sengaja mengambil tempat di sokaraja dalam rangka mengenalkan produk kuliner yang menjadi andalan kabupaten Banyumas. Rombongan langsung menuju pusat getuk yaitu di Getuk Goreng Haji Thohirin. Dalam sambutannya Pemilik sangat senang sekali dengan adanya kegiatan out door study. Beliau berharap, dengan adanya kegiatan Out door semacam ini, anak-anak jadi tahu dan mengerti tentang proses pembuatan getuk goreng. Dan di harapkan cinta akan makanan khas daerah kita imbuh Pemilik getuk Haji Thohirin. Ustadz Abdul Qohin mewakili Pihak sekolah mengharapkan agar anak-anak bisa belajar secara langsung proses pembuatan makanan khas yang menjadi andalan kabupaten Banyumas tersebut. Tidak hanya tahu saja, tetapi melihat secara langsung proses pembuatannya.

Puas melihat proses pembuatan getuk goreng. Rombongan murid kelas 4 melanjutkan perjalanan menuju desa pliken untuk melihat proses pembuatan tempe. Murid-murid sangat antusias menikmatmati dan melihat langsung proses pembuatan tempe. Setelah menjadi tempe, anak-anak juga melihat langsung proses pembuatan mendoan yang berbahan baku tempe. Puas melihat proses pembuatan mendoan, anak-anak juga di persilahkan mencicipi dan menikmati mendoan khas pliken tersebut.

Belajar dari yang Luar Biasa

Di tempat terpisah anak-anak kelas 5 dan 6 menggelar kegiatan yang tak kalah hebatnya dengan adik-adik kelasnya. Pagi hari yang cerah di SD Al Irsyad 02. Tampak kerumunan murid kelas 5 dan 6 sedang duduk santai sambil tertawa ceria. Rupanya mereka sedang dihibur oleh pelawak sekelas artis lenong versi Banyumas Mas Fadil Basalamah (kelas 6 Friendship), sementara itu terdengar  alunan merdu gitar akustik Mas Muhammad Daffa Hadiandra (Kelas V Taawun) dan ditambah  nyanyian gembira Mas Jihan (Kelas VI Leadhership).

Keceriaan mereka ditampilkan diatas panggung mini untuk menunggu tamu-tamu special dari SLB Tanjung, Purwokerto yang akan datang berkunjung ke SD Al Irsyad 02 dalam acara Mengundang Tokoh  pada hari  Kamis, 21 Oktober 2010.

Setelah kurang lebih 30 menit menunggu,  tampak rombongan siswa-siswi dari SLB didampingi oleh kepala sekolah dan beberapa guru  tiba,  tepat pukul 08.15.

Anak-anak terlihat cukup antusias mengikuti kegiatan, apalagi ketika sesi penampilan dari murid SLB yang dipandu oleh Kepala Sekolah Ibu Neti Triana, S.Pd., hampir sebagian besar terpukau dan meneteskan air mata harunya. Mereka menyaksikan kebolehan teman-teman SLB yang sangat luar biasa sambil diiringi isak tangis terharu.

Kegiatan tersebut berlangsung kurang lebih selama dua jam.  Penampilan-penampilan itu meliputi : pembacaan sajak, permainan gitar akustik, menyanyi dengan diringi organ, dan presentasi gambar. Disamping itu juga disampaikan prestasi-prestasi luar biasa  dari mereka,  walaupun dalam keterbatasan  kesulitan bicara, organ kaki dan tangan tidak bekerja maksimal,  virus Toksow, dan autism, ternyata mereka mampu meraih prestasi  juara I menyanyi tingkat karsidenan Banyumas, Juara harapan I bulu tangkis propinsi Jawa Tengah, bekerja sebagai out server Bank Danamon, semangat yang tinggi untuk belajar, rasa percaya diri, dan lain-lain.

Abdul qohin

Waka Kurikulum dan Kesiswaan


Aksi

Information

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s




%d blogger menyukai ini: